Sistem Informasi Penelusuran Perkara
PENGADILAN NEGERI LUBUK PAKAM
INFORMASI DETAIL PERKARA



Nomor Perkara Penyidik Atas Kuasa PU Terdakwa Status Perkara
65/Pid.C/2025/PN Lbp TRI TEGUH C WIBOWO, S.E., S.H. PONIDI Minutasi
Tanggal Pendaftaran Jumat, 21 Nov. 2025
Klasifikasi Perkara Penggelapan
Nomor Perkara 65/Pid.C/2025/PN Lbp
Tanggal Surat Pelimpahan Jumat, 21 Nov. 2025
Nomor Surat Pelimpahan B/49/XI/2025/Rk
Penyidik Atas Kuasa PU
NoNama
1TRI TEGUH C WIBOWO, S.E., S.H.
Terdakwa
NoNamaPenahanan
1PONIDI[Penahanan]
Penasihat Hukum Terdakwa
Anak Korban
Dakwaan

D  A  S  A  R
Laporan Polisi Nomor : LP /         / X / 2025 / SPKT / POLSEK GALANG / POLRESTA DELI SERDANG / POLDA SUMATERA UTARA, tanggal      Oktober 2025. 

II.        P E R K A R A
Bahwa pada hari Kamis tanggal 9 Oktober 2025 sekira pukul 14.00 wib di kebun Sei Putih Afdl I Blok H10 TM 2007 Desa Sei Putih Kec. Galang Kab. Deli Serdang telah terjadi tindak pidana penggelapan ringan sebagaimana dimaksud dalam pasal 373 dari KUHPidana yang dilakukan oleh tersangka a.n PONIDI selaku buruh harian lepas PT. Ratu Malika Alkafi dengan cara menyisihkan getah karet seberat 20 Kg yang dideres dengan menggunakan pisau deres dari pohon karet milik PTPN IV Regional 1 Kebun Sei Putih kemudian memasukannya kedalam 1 (satu) tong plastic kemudian mengangkut getah karet tersebut keluar dari areal kebun dengan menggunakan 1 (satu) unit sepeda motor merek honda warna silver BK 5832 MAB nomor rangka MH34D70028J734256, nomor mesin 4D7-734319. Atas perbuatan dari tersangka, PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih mengalami kerugian materil sejumlah Rp.260.000,- ( dua ratus enam puluh ribu rupiah ).  
                            
III.      F A K T A  -  F A K T A
a.     Pemanggilan
Dalam perkara ini tidak dilakukan pemanggilan.            
b.     Perintah membawa
    Dalam perkara ini tidak dilakukan perintah membawa.
c.     Penangkapan
- Dengan surat perintah penangkapan Nomor : SP-Kap /       / X / 2025 / Reskrim, tanggal       Oktober 2025 dan telah dibuatkan berita acara penangkapannya.
d.     Penahanan
Dalam perkara ini tidak dilakukan penahanan.
e.     Penggeledahan
Dalam perkara ini tidak dilakukan.  
f.     Penyitaan
- Dengan surat perintah penyitaan Nomor : SP- Sita /          / X / 2025 / Reskrim, tanggal       Oktober 2025.
g.     Keterangan Saksi-Saksi :
                 1.   Saksi Pertama   :     
       N  a  m  a   :    DANIEL TAMPUBOLON, Lahir di Kotarih tanggal 5 Desember 1978, umur 47 tahun, Agama Kristen, Pekerjaan Karyawan PTPN IV Regional I, Kewarganegaraan Indonesia, Suku Batak, Pendidikan terakhir STM, Alamat Pondok Kotangan Dusun III Desa Sei Putih Kec. Galang Kab. Deli Serdang. (081397103106).   
Menerangkan : 
-    Sekarang ini saya dalam keadaan sehat jasmani dan rohani serta saya bersedia untuk dimintai keterangan. 
-    Ya, benar saya telah membuat Laporan / pengaduan di Polsek Galang yaitu mengenai penggelapan getah karet. 
-    Pelaku yang mengambil getah karet tersebut adalah PONIDI, 54 tahun, Islam, Jawa, Buruh harian lepas, Dusun 3 Desa Jaharun B Kec. Galang Kab. Deli Serdang. 
-    Getah karet yang diambil oleh pelaku adalah milik dari Perkebunan PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih. 
-    Pelaku mengambil getah karet milik Perkebunan PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih pada hari Kamis tanggal 9 Oktober 2025 sekira pukul 14.15 Wib di kebun Sei Putih Afdl I Blok H10 TM 2007 Desa Sei Putih Kec. Galang Kab. Deli Serdang. 
-    Menurut keterangan dari security bahwa PONIDI mengambil getah karet dengan menggunakan pisau deres dan menggunakan sepeda motor untuk mengangkut keluar dari areal kebun. 
-    Adapun getah karet yang diambil oleh PONIDI adalah seberat 20 kg. 
-    Saya tidak tau bagaimana cara pelaku mengambil getah karet, akan tetapi menurut keterangan security yang menangkap bahwa PONIDI ditangkap ketika keluar dari areal kebun Sei Putih Afdeling 1 dengan mengendarai sepeda motor merk Honda warna Hitam BK 5832 MAB serta membawa  1 tong plastic berisikan getah karet. Setelah diamankan, kemudian pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Galang. 
-    Adapun akibat yang dialami oleh PTPN IV Regional 1 Kebun Sei Putih setelah getah karet milik PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih diambil oleh pelaku a.n PONIDI adalah PTPN IV Regional 1 mengalami kerugian sekitar Rp.260.000,-. 
-    Setelah saya perhatikan dan saya teliti, saya mengenali 1 (satu) orang laki- laki bernama PONIDI adalah pelaku yang mengambil getah karet milik PTPN IV Regional I kebun Sei Putih, 1 (satu) tong plastic berisi getah compo berat 20 Kg adalah milik PTPN IV Regional I kebun sei putih, 1 (satu) unit sepeda motor merek honda warna hitam BK 5832 MAB adalah milik dari PONIDI yang digunakan untuk mengangkut getah karet dan pisau deres adalah milik pelaku a.n PONIDI yang digunakan untuk mengambil getah karet dari mangkuk. 
-    Sepengetahuan saya PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih tidak ada memberikan ijin kepada PONIDI untuk mengambil getah karet milik PTPN IV Regional I kebun Sei Putih. 

    2.   Saksi Kedua :     
   N  a  m  a   :    ANTHON PRAJOKO, Lahir di Kotangan tanggal 24 Januari 1990, umur 35 tahun, Agama Islam, Pekerjaan Karyawan PTPN IV Regional I, Kewarganegaraan Indonesia, Suku Jawa, Pendidikan terakhir SMK, Alamat Dusun I Desa Kotangan Kec. Galang Kab. Deli Serdang.   
Menerangkan : 
-    Sekarang ini saya dalam keadaan sehat jasmani dan rohani serta saya bersedia untuk dimintai keterangan. 
-    Saya mengerti sebabnya sehingga saya diperiksa dan dimintai keterangan pada saat sekarang ini yaitu sehubungan saya Bersama dengan REZA FAHLEVI menangkap pelaku penggelapan getah karet. 
-    Pelaku yang mengambil getah karet tersebut adalah PONIDI, 54 tahun, Islam, Jawa, Buruh harian lepas, Dusun 3 Desa Jaharun B Kec. Galang Kab. Deli Serdang. 
-    Getah karet yang diambil oleh pelaku adalah milik dari Perkebunan PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih. 
-    Pelaku mengambil getah karet milik Perkebunan PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih pada hari Kamis tanggal 9 Oktober 2025 sekira pukul 14.15 Wib di kebun Sei Putih Afdl I Blok H10 TM 2007 Desa Sei Putih Kec. Galang Kab. Deli Serdang. 
-    Bahwa PONIDI mengambil getah karet dengan menggunakan pisau deres dan menggunakan sepeda motor untuk mengangkut keluar dari areal kebun. 
-    Adapun getah karet yang diambil oleh PONIDI adalah seberat 20 kg. 
-    Bahwa PONIDI ditangkap ketika keluar dari areal kebun Sei Putih Afdeling 1 dengan mengendarai sepeda motor merk Honda warna Hitam BK 5832 MAB serta membawa 1 tong plastic berisikan getah karet. Setelah diamankan, kemudian pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Galang. 
-    Adapun akibat yang dialami oleh PTPN IV Regional 1 Kebun Sei Putih setelah getah karet milik PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih diambil oleh pelaku a.n PONIDI adalah PTPN IV Regional 1 mengalami kerugian sekitar Rp.260.000,-. 
-    Setelah saya perhatikan dan saya teliti, saya mengenali 1 (satu) orang laki- laki bernama PONIDI adalah pelaku yang mengambil getah karet milik PTPN IV Regional I kebun Sei Putih, 1 (satu) tong plastic berisi getah compo berat 20 Kg adalah milik PTPN IV Regional I kebun sei putih, 1 (satu) unit sepeda motor merek honda warna hitam BK 5832 MAB adalah milik dari PONIDI yang digunakan untuk mengangkut getah karet dan pisau deres adalah milik pelaku a.n PONIDI yang digunakan untuk mengambil getah karet dari mangkuk. 
-    Sepengetahuan saya PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih tidak ada memberikan ijin kepada PONIDI untuk mengambil getah karet milik PTPN IV Regional I kebun Sei Putih. 

                3.   Saksi Ketiga :     
      N  a  m  a   :    REZA FAHLEVI, Lahir di Galang, tanggal 20 Juni 1988, umur 37 tahun, Agama Islam, Pekerjaan Karyawan PTPN IV Regional I, Kewarganegaraan Indonesia, Suku Jawa, Pendidikan terakhir Aliyah, Alamat Perumahan Melati Dusun III Desa Sei Putih Kec. Galang Kab. Deli Serdang.     
Menerangkan : 
-    Sekarang ini saya dalam keadaan sehat jasmani dan rohani serta saya bersedia untuk dimintai keterangan. 
-    Saya mengerti sebabnya sehingga saya diperiksa dan dimintai keterangan pada saat sekarang ini yaitu sehubungan saya Bersama dengan REZA FAHLEVI menangkap pelaku penggelapan getah karet. 
-    Pelaku yang mengambil getah karet tersebut adalah PONIDI, 54 tahun, Islam, Jawa, Buruh harian lepas, Dusun 3 Desa Jaharun B Kec. Galang Kab. Deli Serdang. 
-    Getah karet yang diambil oleh pelaku adalah milik dari Perkebunan PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih. 
-    Pelaku mengambil getah karet milik Perkebunan PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih pada hari Kamis tanggal 9 Oktober 2025 sekira pukul 14.15 Wib di kebun Sei Putih Afdl I Blok H10 TM 2007 Desa Sei Putih Kec. Galang Kab. Deli Serdang. 
-    Bahwa PONIDI mengambil getah karet dengan menggunakan pisau deres dan menggunakan sepeda motor untuk mengangkut keluar dari areal kebun. 
-    Adapun getah karet yang diambil oleh PONIDI adalah seberat 20 kg. 
-    Bahwa PONIDI ditangkap ketika keluar dari areal kebun Sei Putih Afdeling 1 dengan mengendarai sepeda motor merk Honda warna Hitam BK 5832 MAB serta membawa 1 tong plastic berisikan getah karet. Setelah diamankan, kemudian pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Galang. 
-    Adapun akibat yang dialami oleh PTPN IV Regional 1 Kebun Sei Putih setelah getah karet milik PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih diambil oleh pelaku a.n PONIDI adalah PTPN IV Regional 1 mengalami kerugian sekitar Rp.260.000,-. 
-    Setelah saya perhatikan dan saya teliti, saya mengenali 1 (satu) orang laki- laki bernama PONIDI adalah pelaku yang mengambil getah karet milik PTPN IV Regional I kebun Sei Putih, 1 (satu) tong plastic berisi getah compo berat 20 Kg adalah milik PTPN IV Regional I kebun sei putih, 1 (satu) unit sepeda motor merek honda warna hitam BK 5832 MAB adalah milik dari PONIDI yang digunakan untuk mengangkut getah karet dan pisau deres adalah milik pelaku a.n PONIDI yang digunakan untuk mengambil getah karet dari mangkuk. 
-    Sepengetahuan saya PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih tidak ada memberikan ijin kepada PONIDI untuk mengambil getah karet milik PTPN IV Regional I kebun Sei Putih. 

i.          Keterangan Tersangka :  
Tersangka satu :
N  a  m  a           :         PONIDI, Lahir di Tembung tanggal 5 Agustus 1972, umur 53 tahun, Suku Jawa, Agama Islam, Pekerjaan Buruh Harian Lepas, jenis kelamin Laki – laki, Kewarganegaraan Indonesia, Pendidikan terakhir SD, alamat Dusun III Desa Jaharun A Kec. Galang Kab. Deli Serdang.  
Menerangkan         :       
-    Bahwa pada saat dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka, tersangka dalam keadaan sakit pada kakinya, akan tetapi dapat memberikan keterangan  dan rohani sehatdan tersangka tidak ada menghadirkan penasehat hukum atau pengacara untuk mendampingi tersangka dalam pemeriksaan, dan tersangka bersedia apabila ianya didampingi oleh Penasehat hukum An. FIRNANDO DD PANGARIBUAN, SH.
-    Getah karet yang saya ambil adalah milik PTPN IV Regional 1 Kebun Sei Putih Desa Sei Putih Kec. Galang Kab. Deli Serdang.
-    Saya mengambil getah karet seberat 13 Kg milik PTPN IV Regional I kebun sei putih pada hari Kamis tanggal 9 Oktober 2025 sekira pukul 14.00 wib di Afdeling I PTPN IV Regional 1 Kebun Sei Putih di Dusun 1 Desa Sei Putih Kec. Galang Kab. Deli Serdang. 
-      Adapun ciri atau bentuk dari getah karet seberat 13 Kg milik PTPN IV Regional I kebun sei putih yang saya ambil adalah bewarna putih berbentuk persegi. 
-    Adapun cara saya ketika mengambil getah karet seberat 13 Kg milik PTPN IV Regional I kebun sei putih adalah pada hari Rabu tanggal 8 Oktober 2025 sekira pukul 07.30 wib saya mulai bekerja menderes di Afdeling 1 Kebun Sei Putih milik PTPN IV Regional I setelah saya selesai menderes getah karet dari pohon, kemudian saya menggunakan pisau deres mengambil getah karet yang ada dimangkuk kemudian membawa getah karet ke tempat penimbangan getah karet. Setelah selesai ditimbang kemudian saya kembali lagi kekebun karet lalu saya mengambil getah karet yang baru menetes dimangkuk dengan menggunakan pisau deres, setelah itu saya simpan di semak-semak. Lalu pada hari Kamis tanggal 9 Oktober 2025 sekira pukul 07.30 wib, saya mulai menderes getah karet di Afdeling 1 Kebun Sei Putih kemudian sekira pukul 12.00 wib saya selesai menderes dan kemudian saya mengantarkan getah karet yang saya deres ketempat penimbangan getah karet. Setelah selesai di timbang lalu saya kembali lagi kekebun dan kemudian saya mengambil lagi tetesan getah karet yang ada didalam mangkuk. Setelah saya mengumpulkan tetesan getah karet, lalu saya masukan getah karet tersebut kedalam tong plastic. Setelah itu saya pergi meninggalkan Lokasi kebun karet dengan menggunakan sepeda motor milik saya nopol BK 5832 MAB. Dan ketika saya keluar dari areal kebun, saya ditangkap oleh security PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih lalu saya dibawa ke kantor kebun dan kemudian saya beserta barang bukti berupa 1 (satu) unit sepeda motor dan getah karet dibawa ke Polsek Galang. 
-    Saya mengambil getah karet seberat 13 Kg milik PTPN IV Regional I kebun sei putih karena upah yang saya terima dari menderes getah karet tidak mencukupi untuk ongkos dan kebutuhan dirumah saya.
-      Rencana saya, saya akan menjual getah karet seberat 13 Kg milik PTPN IV Regional I kebun sei putih tersebut. 
-      Saya baru sekali ini mengambil getah karet milik PTPN IV Regional I kebun sei putih. 
-    Saya tidak ada hubungan dengan PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih, tetapi saya bekerja menderes karet karena saya disuruh kerja oleh mandor a.n KASDI ( 55 tahun, Islam, Mandor, Dusun 3 Desa Jaharun B Kec. Galang Kab. Deli Serdang ). 
-    Adapun yang memberikan gaji atau upah menderes karet kepada saya adalah mandor a.n KASDI. 
-    Antara saya dan KASDI atau pihak lain tidak ada surat perjanjian kerja atau surat lainnya yang menyatakan bahwa saya terikat perjanjian kerja dengan KASDI ataupun pihak lainnya. 
-    Saya bekerja menderes karet di Afdeling 1 Kebun Sei Putih milik PTPN IV Regional I sudah 5 bulan. 
-    Saya tidak ada meminta ijin kepada mandor a.n KASDI ataupun PTPN IV Regional I untuk mengambil getah karet dari afdeling I. 
-    Menurut saya kerugian yang dialami oleh PTPN IV Regional I setelah getah karet seberat 13 kg miliknya saya ambil Adalah 13 kg x Rp.7.000,- = Rp.91.000,-. 
-    Setelah saya perhatikan dan saya teliti, saya mengenali barang-barang yang diperlihatkan oleh pemeriksa kepada saya dimana 1 (satu) tong plastic berisi getah compo berat 20 Kg adalah karet milik PTPN IV Regional I yang saya ambil dari kebun sei putih afdeling 1, 1 (satu) unit sepeda motor merek honda warna hitam BK 5832 MAB adalah sepeda motor milik saya yang saya gunakan untuk membawa getah karet dari dalam arel kebun dan 1 (satu) bilah pisau deres karet adalah milik saya yang saya gunakan untuk mencongkel getah karet dari mangkuk dan saya gunakan untuk menderes getah dari pohon karet.   

 j.     Barang Bukti  : 
-     1 (satu) unit sepeda motor nomor polisi BK 5832 MAB, nomor rangka MH1JBC128AK009111, nomor mesin JBC1E-2012181, warna hitam.
-    1 (satu) tong plastic berisi getah karet dengan berat 20 Kg.
-    1 (satu) Pisau deres.

IV.    PEMBAHASAN :
             1.   Analisa Kasus :
Berdasarkan keterangan saksi-saksi, keterangan tersangka dan bukti-bukti serta fakta - fakta tersebut diatas maka terhadap tersangka a.n. PONIDI telah cukup unsur dipersangkakan melakukan Tindak Pidana “ PENGGELAPAN RINGAN “ sebagaimana dimaksud dalam pasal 373 dari KUHPidana yang terjadi pada hari Kamis tanggal 9 Oktober 2025 sekira pukul 14.15 wib di Afdeling I Kebun Sei Putih PTPN IV Regional I  blok H 10 TM 2007 di dusin IV Desa Sei Putih Kec. Galang Kab. Deli Serdang dengan cara menyisihkan getah karet yang di deresnya dan menyembunyikannya di Semak-semak kemudian memasukannya kedalam tong plastic dan membawanya keluar dari areal kebun dengan menggunakan 1 (satu) unit sepeda motor nomor polisi BK 5832 MAB, nomor rangka MH1JBC128AK009111, nomor mesin JBC1E-2012181, warna hitam. Atas perbuatan tersangka, PTPN IV Regional I mengalami kerugian sekitar Rp.260.000,- ( dua ratus enam puluh ribu rupiah ).

2.   Analisa Yuridis : 
    Berdasarkan Analisa Kasus diatas maka terhadap tersangka dapat dipersangkakan melanggar Pasal 373 dari KUHPidana dan pembahasan unsur - unsur pasal sebagai berikut di bawah ini :

a.    Pasal 373 dari KUHPidana
“Perbuatan yang dirumuskan dalam pasal 372 jika yang digelapkan itu bukan hewan dan harganya tidak lebih dari Rp.250,- diancam karena penggelapan ringan dengan pidana penjara selama-lamanya 3 bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp.900,- : 

Unsur – unsur Pasal : 
Unsur Barang siapa : 
Dalam perkara ini unsur barang siapa telah terpenuhi dimana adanya tersangka An.PONIDI.

Unsur dengan sengaja memiliki : 
Dalam perkara ini unsur ini telah terpenuhi dimana tersangka An. PONIDI selaku buruh harian lepas dari PT. Ratu Malika Alkahfi yang bertugas untuk menderes getah karet dengan menggunakan pisau deres kemudian tersangka a.n PONIDI menyisihkan getah karet milik PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih yang dideresnya dan menyembunyikannya di Semak-semak kemudian memasukan getah karet yang disisihkannya dengan berat 20 Kg kedalam tong plastic lalu membawa getah karet tersebut keluar dari areal kebun dengan menggunakan 1 (satu) unit sepeda motor nomor polisi BK 5832 MAB, nomor rangka MH1JBC128AK009111, nomor mesin JBC1E-2012181, warna hitam.
 
Unsur dengan melawan hak :
Dalam perkara ini unsur ini telah terpenuhi dimana tersangka a.n. PONIDI tidak ada memiliki hak untuk mengambil 20 Kg getah karet milik PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih dan PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih tidak pernah memberi ijin kepada tersangka a.n PONIDI untuk menyisihkan dan kemudian mengambil getah karet miliknya. 

Unsur sesuatu barang yang sama sekali atau sebagiannya termasuk kepunyaan orang lain : 
Dalam perkara ini unsur ini telah terpenuhi dimana 20 Kg getah karet yang diambil oleh tersangka a.n PONIDI adalah bukan miliknya melainkan milik dari PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih. 

Unsur barang itu ada dalam tangannya bukan karena kejahatan  :
Dalam perkara ini unsur ini telah terpenuhi dimana tersangka a.n. PONIDI dapat mengambil getah karet seberat 20 Kg milik PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih karena tersangka bekerja sebagai buruh harian lepas PT. Ratu Malika Alkahfi yang bertugas untuk menderes getah karet milik PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih. 

V.       KESIMPULAN 
Berdasarkan pembahasan dalam analisa kasus dan analisa yuridis diatas dan  berdasarkan keterangan saksi-saksi ditambah adanya barang bukti yang ditemukan langsung dari tersangka serta keterangan tersangka, maka 3 (dua) alat bukti yang syah sebagaimana dimaksud dalam pasal 183 dan 184 KUHAP telah terpenuhi dalam perkara ini, dan untuk itu maka terhadap tersangka An. PONIDI dengan meyakinkan dapat diduga keras telah melakukan tindak pidana penggelapan ringan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 373 dari KUHPidana.

VI.    PENUTUP     
   Demikian Resume ini dibuat dengan sebenarnya atas kekuatan sumpah dan jabatan kemudian ditutup dan ditanda tangani di Polsek Galang Polres Deli Serdang. 

Pihak Dipublikasikan Ya